carnoky.com – Banjir menggenangi 552 rumah warga di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (3/4) sore. Peristiwa ini terjadi di dua kecamatan, yaitu Sirenja dan Balaesang, akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sepanjang siang hingga sore hari. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengungkapkan bahwa dari total rumah yang terendam, 522 di antaranya berada di Kecamatan Sirenja, khususnya di Desa Balentuma, Tompe, dan beberapa desa lainnya.
Banjir juga turut merusak fasilitas umum, termasuk sekolah dasar dan kantor desa. Di Kecamatan Balaesang, sebanyak 30 rumah lagi terdampak. Asbudianto menyatakan, untuk menangani situasi darurat ini, diperlukan alat berat untuk normalisasi sungai di Sirenja dan pembangunan sistem drainase di Balaesang.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Meski demikian, pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah warga yang terdampak serta pengungsi. Tim BPBD dan Pusat Pengendalian Operasi Kabupaten Donggala bekerja sama dalam mempercepat penanganan dampak banjir.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera berkoordinasi dengan BPBD dalam penyerahan alat berat ke lokasi yang terdampak. Ia menekankan pentingnya normalisasi sungai untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Saat ini, pemerintah daerah beserta BPBD fokus pada penanganan darurat dan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir yang mungkin terjadi di daerah tersebut ke depannya.






Leave a Reply