Site icon carnoky.com

Digital Arts Experience Tawarkan Teknologi Musik untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Sumedang.

[original_title]

carnoky.com – Digital Arts Experience hadir untuk memanfaatkan teknologi musik dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sumedang. Program yang diluncurkan pada Kamis, 20 November 2023, di Rumah Pintar Ibu Een itu merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Politeknik TEDC Bandung. Inisiatif ini dihadiri oleh puluhan peserta, termasuk siswa dari SLB Shapphira Diyanah, guru pendamping, dan masyarakat setempat.

Dipimpin oleh Iwan Kustiawan, Ph.D., kegiatan ini bertujuan memberikan akses literasi digital dan ekspresi seni kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Menggunakan teknologi sensor suara dan sentuh berbasis Internet of Things (IoT), program ini memungkinkan anak-anak menciptakan irama musik melalui gerakan tubuh dan suara, bukan hanya melalui alat musik konvensional.

Menurut Iwan, teknologi bertujuan menjadi jembatan untuk pendidikan yang inklusif. Ia menegaskan, “Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi dapat mendukung pendidikan, terutama bagi anak-anak ABK, dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.” Deasy Rosanti Nurjannah, yang merancang sistem sensor, menjelaskan bahwa setiap gerakan dan suara dapat diterjemahkan menjadi komposisi musik sederhana, merujuknya sebagai Sound-Beam Experience.

Ayo Sunaryo dari UPI menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya demonstratif, tetapi juga mencakup pelatihan bagi guru dalam menerapkan teknologi digital di kelas inklusif. Dengan pendekatan STEAM, program ini bertujuan mengembangkan kreativitas dan koordinasi motorik anak-anak. Kepala SLB Shapphira Diyanah menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi pendidik di Sumedang untuk menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, menunjukkan bahwa seni, teknologi, dan kemanusiaan dapat bersinergi dalam pendidikan yang inklusif.

Exit mobile version