carnoky.com – Nasib insentif kendaraan listrik di Indonesia untuk tahun 2026 masih menjadi tanda tanya. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa hingga saat ini, dia belum menelaah surat usulan perpanjangan stimulan otomotif yang diajukan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. Purbaya mengatakan, meskipun Kementerian Perindustrian sudah menyiapkan skema insentif lebih detail, pihaknya masih mempertimbangkan urgensi kebijakan tersebut di tengah situasi fiskal yang tidak menentu.
Pada Jumat, 6 Februari 2026, Purbaya menanggapi pertanyaan mengenai surat tersebut dengan, “Wah saya belum baca tuh, nanti saya lihat lagi ya,” usai menghadiri Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking. Hal ini memicu spekulasi tentang kemampuan fiskal pemerintah untuk terus memberikan subsidi bagi industri otomotif.
Direktur Jenderal Strategi dan Ekonomi Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu, menambahkan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sudah mulai bergerak mandiri dengan adanya sejumlah pabrik baru yang sedang beroperasi. “Udah jalan. Pabrik-pabrik baru udah jalan,” ujarnya singkat.
Meskipun Menteri Purbaya menyampaikan tanggapan yang cukup ringan terkait kemungkinan penghentian insentif, dia menegaskan pentingnya untuk mempelajari usulan tersebut lebih lanjut sebelum mengambil keputusan akhir. “Saya nggak tahu, saya akan lihat lagi seperti apa ya,” jelasnya.
Kementerian Perindustrian diketahui telah menyediakan dua opsi stimulus yang saat ini sedang dibahas secara intensif bersama Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan para produsen kendaraan. Diskusi ini penting untuk menentukan langkah selanjutnya dalam mendukung perkembangan industri kendaraan listrik di tanah air.