Site icon carnoky.com

Tidak Sarapan Dan Makan Malam Terlambat Tingkatkan Risiko Jantung

[original_title]

carnoky.com – Kebiasaan melewatkan sarapan dan makan malam larut malam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur berdampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. Penelitian ini melibatkan puluhan ribu orang dewasa di Tiongkok selama empat tahun dengan fokus pada kebiasaan makan dan profil lemak darah para peserta.

Hasil studi menunjukkan bahwa tidak sarapan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, serta penurunan kolesterol baik (HDL). Ketiga faktor ini dikenal sebagai penyebab utama penyakit jantung dan gangguan metabolik. Kelompok yang paling berisiko mengalami peningkatan ini ialah wanita, individu dengan obesitas, dan mereka yang kurang aktif secara fisik.

Begitu pentingnya menjaga waktu makan, para ahli menjelaskan melalui konsep krononutrisi, yang menyoroti bagaimana waktu makanan memengaruhi metabolisme tubuh. Melewatkan sarapan dapat mengganggu ritme sirkadian dan menurunkan sensitivitas insulin, sementara makan terlalu malam dapat mengacaukan metabolisme akibat produksi hormon tidur melatonin.

Untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme, para ahli merekomendasikan beberapa langkah. Pertama, biasakan sarapan dalam beberapa jam setelah bangun tidur dan hindari makan besar 2–3 jam sebelum tidur. Kedua, terapkan jadwal makan yang konsisten setiap hari, dengan pola makan sehat seperti Diet Mediterania yang kaya akan buah, sayur, dan ikan. Selain itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan olahan dan alkohol.

Dengan mengatur pola makan dan memilih makanan sehat, risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung dapat diminimalkan, mendukung kesehatan jangka panjang.

Exit mobile version