carnoky.com – Tiongkok mendesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menghentikan operasi militer terhadap Iran. Permintaan ini disampaikan setelah Trump mengancam akan meningkatkan serangan terhadap negara teluk tersebut. Menurut Tiongkok, tindakan militer tidak menyelesaikan masalah, melainkan justru memperburuk ketegangan di kawasan.
Dalam konferensi pers di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, meminta semua pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan agresi militer. Di sisi lain, Trump berpendapat bahwa operasi militer diperlukan untuk memberikan tekanan lebih pada Iran. Ia menyatakan, “Kami akan menyerang sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan.”
Tiongkok menyebut bahwa penyebab utama ketidakstabilan di Selat Hormuz adalah operasi militer yang dianggap ilegal oleh AS dan Israel terhadap Iran. Mao Ning menegaskan pentingnya mengakhiri aksi militer untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di Teluk, sehingga jalur pelayaran internasional dapat berfungsi dengan aman. Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan vital untuk distribusi komoditas dan energi secara global.
Sementara itu, Trump juga mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan Iran sehubungan dengan kesepakatan bilateral. Dalam narasinya, ia menegaskan bahwa AS tidak lagi mengimpor minyak melalui Selat Hormuz. Konflik ini menunjukkan konsekuensi dari ketegangan yang berkepanjangan di kawasan, berdampak pada keamanan dan kestabilan perdagangan internasional.






Leave a Reply