carnoky.com – Petenis putri asal Belarus, Aryna Sabalenka, terus menunjukkan dominasi di ajang tenis dunia dengan mencatatkan rekor 77 pekan berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia. Pencapaian ini mengantarkannya melampaui rekor legendaris Chris Evert, yang dikenal sebagai pemegang 18 gelar Grand Slam. Menurut data terbaru dari WTA per tanggal 8 April 2026, Sabalenka kini menempati peringkat ke-11 dalam daftar petenis putri dengan durasi terlama sebagai No.1 dunia, dan untuk masuk dalam jajaran 10 besar, ia perlu melewati pencapaian Martina Hingis dengan 80 pekan berturut-turut.
Sepanjang musim 2026, Sabalenka menunjukkan performa yang mengesankan dengan rekor menang-kalah 23-1 dan tiga gelar juara. Ia membuka musim dengan memenangkan turnamen di Brisbane dan menjadi runner-up di Australia Terbuka, satu-satunya kekalahan yang dialaminya hingga saat ini. Setelah absen di turnamen Timur Tengah, ia kembali memperlihatkan performa cemerlang dengan merebut gelar di Indian Wells dan Miami Terbuka, yang dikenal dengan istilah Sunshine Double, hanya kehilangan dua set dari total 12 pertandingan.
Saat ini, perolehan poin Sabalenka juga mencolok, saat berada di puncak klasemen Race to the WTA Finals dengan 11.025 poin, jauh di atas Elena Rybakina yang menempati posisi kedua dengan selisih 2.917 poin. Ujian berikutnya adalah di Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart, di mana meskipun ia sudah empat kali mencapai final, Sabalenka masih mencari gelar juara perdana di turnamen tersebut. Dengan performanya yang tengah memuncak, tahun ini diprediksi jadi momen penting baginya untuk meraih kesuksesan lebih lanjut dan mendekati catatan top 10 dunia.






Leave a Reply