carnoky.com – Habib Beye kembali ke Marseille sebagai pelatih kepala, mengisi posisi yang ditinggalkan Roberto De Zerbi, yang dipecat awal bulan ini. Penunjukan ini diumumkan manajemen klub hanya sembilan hari setelah Beye dipecat dari Rennes, di mana ia memimpin selama kurang dari setahun.
Direktur Sepak Bola Marseille, Medhi Benatia, menyatakan bahwa keputusan ini bukan sekadar langkah emosional, tetapi hasil dari pertimbangan strategis. Manajemen percaya bahwa Beye memiliki kemampuan untuk membangkitkan mentalitas skuad yang saat ini dalam kondisi sulit. Benatia menekankan perlunya sosok pemimpin yang dapat memotivasi tim untuk bangkit.
Habib Beye bukanlah wajah asing bagi publik Stade Vélodrome, mengingat kariernya sebagai pemain di klub ini dimulai pada tahun 2003. Ia telah mencatatkan 128 pertandingan dan merupakan bagian penting dalam kesuksesan klub meraih Piala Intertoto 2005 dan mencapai final Piala UEFA 2004.
Sebelum kembali ke Marseille, Beye menjabat sebagai pelatih Rennes dengan statistik 16 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 13 kekalahan. Meskipun baru saja terdepak, komitmennya untuk proyek jangka panjang Marseille menjadi salah satu alasan dia dipilih.
Kini, Marseille berada di peringkat keempat Ligue 1, dan manajemen menargetkan perbaikan cepat untuk mengamankan posisi di kompetisi Eropa. Beye telah menyatakan fokusnya untuk membawa tim kembali ke jalur kemenangan dan mencapai target podium serta meraih Coupe de France.
Laga debut Beye akan dilaksanakan melawan Brest pada Sabtu (21/2), sebuah kesempatan untuk menunjukkan apakah “DNA Marseille” yang dimilikinya dapat mengembalikan stabilitas tim dan memuaskan harapan penggemar.






Leave a Reply