carnoky.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menunjukkan penguatan pada pembukaan pasar pada Senin, 23 Februari 2026. Proyeksi ini menyusul perdagangan sebelumnya, di mana IHSG ditutup dengan penurunan sebesar 0,3 persen pada level 8.271, akibat tekanan jual yang masih kuat.
Menurut tim riset MNC Sekuritas, analisis teknikal menunjukkan bahwa IHSG dapat rebound asalkan mampu bertahan di atas level support kardinal, yakni 8.170. Jika kondisi ini terpenuhi, IHSG kemungkinan akan bergerak ke rentang 8.440 hingga 8.503, sebagai bagian dari pola gelombang yang lebih besar.
Di sisi lain, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan penurunan yang lebih lanjut. MNC Sekuritas memperingatkan adanya risiko koreksi yang dapat membawa IHSG ke kisaran 8.059 hingga 8.119 jika tekanan jual meningkat. Level support untuk IHSG berada di 8.170 dan 8.025, sementara level resistance ditetapkan di antara 8.408 dan 8.596.
Selain itu, beberapa saham yang disarankan untuk diperhatikan mencakup BIRD, yang saat ini berada pada level 1.750 dengan rekomendasi belanja spekulatif. Diharapkan, jika harga BIRD dapat bertahan di atas 1.710, maka saham tersebut masih berpotensi untuk naik lebih lanjut. Sementara itu, untuk BRMS yang ditutup di angka 1.060, terdapat tekanan jual yang mempengaruhi pergerakannya. Rekomendasi untuk saham ini adalah beli saat melemah pada kisaran 985 hingga 1.035.
Kesimpulannya, meskipun IHSG berpotensi menguat, investor harus tetap berhati-hati terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakan pasar.






Leave a Reply