carnoky.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan pada hari Kamis, didorong oleh harapan pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed. IHSG dibuka dengan kenaikan sebesar 29,63 poin atau 0,38 persen, mencapai posisi 7.922,54. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami peningkatan sebesar 3,11 poin atau 0,37 persen menjadi 832,96.
Kevin Juido Hutabarat, analis senior dari BNI Sekuritas, menyatakan bahwa berdasarkan pergerakan IHSG sebelumnya, tren penguatan ini diperkirakan akan berlanjut. Meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari estimasi, turut berkontribusi pada optimisme pasar. Inflasi AS untuk bulan Juli 2025 tercatat 0,2 persen secara bulanan dan 2,7 persen secara tahunan, masing-masing di bawah ekspektasi yang ada.
Pelaku pasar saat ini berharap akan ada penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed di bulan September mendatang. Sementara itu, bursa saham Eropa dan AS juga menunjukkan tren penguatan pada hari Rabu, di mana Dow Jones Industrial Average naik 463,66 poin atau 1,04 persen, mencapai level 44.922,27.
Namun, bursa saham regional Asia mencatat variasi. Indeks Nikkei Jepang melemah 567,52 poin atau 1,31 persen, sedangkan indeks Shanghai dan Hang Seng mengalami kenaikan meskipun indeks Strait Times di Singapura turun 17,45 poin atau 0,41 persen. Penguatan IHSG diharapkan dapat memberikan sinyal positif bagi investor di pasar modal domestik ke depan.






Leave a Reply