carnoky.com – Indonesia akan meluncurkan Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum & Expo 2025 yang akan diadakan di Islamic Center, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 24-26 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia, sekaligus sejalan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Hal ini diharapkan dapat mendorong peran aktif santri dalam ekonomi syariah baik di tingkat nasional maupun internasional.
Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengatakan bahwa forum ini akan berfungsi sebagai platform strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah di Indonesia. “Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia harus menjadi pelopor dalam pembangunan ekonomi syariah,” ungkapnya saat konferensi pers di Jakarta pada 4 September.
IES Forum & Expo akan fokus pada lima agenda utama, antara lain penguatan ekonomi pondok pesantren, peningkatan sertifikasi halal, pengembangan destinasi ramah Muslim, inovasi pembiayaan syariah, serta kolaborasi multi sektor. Dengan lebih dari 42 ribu pesantren dan 72 juta pemangku kepentingan, pesantren diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi, mengembangkan keterampilan seperti pertanian dan teknologi.
Lebih lanjut, Nasaruddin menekankan pentingnya produk yang halal dalam kehidupan masyarakat, serta perlunya inovasi dalam pembiayaan syariah. “Jika dikelola dengan baik, potensi ekonomi syariah ini sangat besar,” ujarnya.
Direktur Utama Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, menjelaskan bahwa pemilihan NTB sebagai tuan rumah berkaitan dengan sorotan dunia yang akan tertuju ke Mandalika akibat ajang MotoGP. Ia menjelaskan bahwa usaha ini bertujuan untuk memperkenalkan ekonomi syariah di tingkat global, mengingat NTB telah dikenal sebagai pionir pariwisata halal.






Leave a Reply