carnoky.com – Persebaya Surabaya mengakhiri pertandingan melawan Dewa United dengan skor 1-1 dalam lanjutan Super League 2025-2026 pada 1 Februari 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan kekecewaannya karena timnya tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Dewa United kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
Dalam laga yang berlangsung, Persebaya berhasil unggul lebih dulu lewat gol Francisco Rivera di menit ke-23. Namun, Dewa United berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian melalui Kafiatur Rizky. Keberhasilan Dewa United untuk menyamakan skor membuat pertandingan berlangsung lebih sengit.
Di babak kedua, Dewa United harus bermain dengan sepuluh orang setelah Nick Kuipers diusir dari lapangan pada menit ke-37. Meskipun Persebaya mendominasi permainan dengan keunggulan jumlah pemain, mereka tidak berhasil menambah gol. Tavares mengungkapkan bahwa timnya seharusnya bisa mengambil keuntungan dari situasi tersebut untuk meraih kemenangan.
“Permainan kami di babak pertama cukup baik dengan beberapa peluang bagus. Namun, kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan yang ada,” ujar Tavares. Ia menilai bahwa Persebaya telah menunjukkan transisi menyerang dan bertahan yang cukup solid, tetapi hasil akhir tidak mencerminkan penampilan mereka di lapangan.
Dengan hasil imbang ini, Persebaya Surabaya harus mencari strategi lebih efektif dalam pertandingan selanjutnya untuk mencapai performa maksimal dan meraih poin penuh. Kekecewaan Tavares menjadi sinyal urgensi bagi tim untuk berbenah dan belajar dari hasil laga ini.






Leave a Reply